Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Tentang Skrining Risiko Gangguan Spektrum Autisme Anak Usia 16–30 Bulan Menggunakan Instrumen M-CHAT
Kata Kunci:
Autisme, Pengetahuan Ibu, M-CHAT, Deteksi DiniAbstrak
Gangguan Spektrum Autisme (GSA) merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang prevalensinya terus meningkat, namun pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini masih tergolong rendah. Banyak orang tua menganggap keterlambatan bicara atau perilaku anak yang kurang responsif sebagai hal yang wajar, sehingga intervensi profesional sering terlambat dilakukan. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi ibu dalam melakukan deteksi dini risiko autisme menggunakan instrumen M-CHAT. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan tentang tanda gejala autisme, simulasi pengisian kuesioner M-CHAT, serta pendampingan skrining mandiri. Metode pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Desa Wonokriyo, Kabupaten Pringsewu. Hasil dari kegiatan ini adalah dari 15 responden didapatkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 20% menjadi 66% serta 85% peserta mampu melakukan skrining dengan benar; adapun hasil pemeriksaan pada 14 anak menunjukkan 100% dalam kategori risiko rendah (normal). Kesimpulan dari kegiatan ini masyarakat, khususnya ibu dan guru, memiliki peningkatan pemahaman dan motivasi yang signifikan dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara mandiri.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Septika Yani Veronica, Naaimatul Mardiyah, Habibah Ainun Mardiyah, Nur Retno Eliyana, Sevi Meriska Anggela, Adinda Galuh Parwati, Siti Zulaiko, Evi Risdayanti, Adela Rahma Aulia, Dewi Sulistiani, Indah Nuraini, Melda Retno Puspita S (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









